Natal Oikoumene, Umat Kristiani di Provinsi Lampung Suarakan Persahabatan

0
350
Penyerahan lukisan karya Salvator Juen Junaedi oleh Romo Roy kepada Uskup Keuskupan Tanjungkarang, Mgr. Yohanes Harun Yuwono.

ALTUMNEWS.com, BANDARLAMPUNG — Natal Oikoumene Provinsi Lampung Tahun 2019 yang diadakan di Gedung Haka Metta Sarana, Telukbetung, Bandarlampung, 09 Januari 2020 lalu, kental dengan suasana persahabatan dan persaudaraan. Bagaimana tidak, perayaan kegembiaraan bagi umat Kristiani di Lampung ini melibatkan lintas agama, budaya, suku, ormas dan lain sebagainya.

“Dengan melibatkan berbagai lintas agama, budaya, suku, ormas dan lainnya, tak lain untuk membagi kegembiraan, sukacita dan kebagiaan bersama untuk saling menguatkan, meneguhkan, dan memberi harapan di tengah kebhinekaan sebagai sahabat dan sebagai warga bangsa Indonesia,” kata Ketua Panitia Natal Oikoumene Provinsi Lampung Tahun 2019, Romo Roy.

Dengan demikian, kata Romo Roy, akan semakin terjalin ikatan silaturahmi yang penuh persaudaraan, keakraban, dan persahabatan sejati. “Sehingga otomatis akan terbangun komunikasi serta relasi yang hangat mesra,” ucap Romo Roy.

Menurut Sekretaris Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Lampung ini, tema Natal yang diangkat tahun ini “Jadilah sahabat bagi semua orang”.

“Selaras dengan tema ini, kami ingin menjadi sahabat dengan siapapun tanpa membeda-bedakan, tebang pilih atau pilih kasih. Sahabat kemanusiaan untuk semua orang,” ungkap Romo Roy.

Ditegaskan Romo Roy, perayaan seremonial Natal Oikoumene ini adalah konstribusi dan wujud nyata komitmen Umat Kristiani Lampung dalam mendukung program pemerintah daerah setempat. “Sehingga menjadikan Lampung yang aman, nyaman, damai, sejuk dan jaya. Lampung rumah kita bersama!” tegas Romo Roy.

Pada kesempatan itu, Romo Roy juga membeberkan kegiatan bakti sosial kesehatan secara gratis yang menjadi salah satu rangkaian Natal Oikoumene Provinsi Lampung Tahun 2019.

“Kami telah mengadakan bakti sosial pengobatan gratis bagi 168 anak dari 184 di Lembaga Pemasyarakatan Khusus Anak (LPKA) Masgar, Tegineneng, Kabupaten Pesawaran  pada Sabtu 14 Desember 2019,” jelas Romo Roy.

BACA JUGA:  Ini Pesan Romo Roy pada HUT RI ke-74

Kegiatan bakti sosial ini menurut Romo Roy dilakukan sebagai wujud kasih, kepeduliaan, persaudaraan, empati dan komitmen dan menjadi sahabat bagi semua orang. “Pada kegiatan itu, kami melibatkan tenaga 10 dokter, 11 perawat dan 3 psikiater serta panitia baksos kesehatan,” pungkas Romo Roy.

Pada akhir sambutannya, Ketua Komisi Hubungan antar Agama dan Kepercayaan (HAK) dan Kerawam Keuskupan Sufragan Tanjungkarang ini membacakan pantun.

Beli sukun jumlahnya lima
Semua gurih saat dirasa
Jika rukun dengan sesama
Hidup nyaman akan terasa

 

Terbang tinggi burung Merpati
Hingga lama di pohon Mahoni
Mari kita saling menghormati
Hidup nyaman dalam harmoni

Sebagai informasi, selain dihadiri Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia Chalim, hadir pula dari perwakilan MUI, TNI, Polri, PW Muhamadiyah, PW NU dan Tokoh Lintas Agama. Selain itu, Pemuda Lintas Agama, FKUB Provinsi dan FKUB Kota Bandar Lampung, Forum Kerukunan Lintas Agama (FKLA), PSMTI Provinsi dan kota Bandarlampung. Dewan penasehat dan ketua Pokdar Provinsi, DPRD Provinsi dan DPRD Kota Bandarlampung, Ormas keagamaan, Klasika-komunitas Gusdurian. Hadir juga para Biku, Bante, romo, suster dan para pendeta dari denominasi gereja kristen seperti : PGIW, GGBI, Advent, GPDI, PGTI, GBI Malahayati, dan PGLII.

Editor : Robert

Facebook Comments