ALTUMNEWS.com, BANDARLAMPUNG – KSP Kopdit Mekar Sai menggelar lomba mewarnai dan menggambar untuk anak sekolah dasar (SD). Kegiatan tersebut berlangsung dalam rangka HUT ke-28 koperasi.
Kopdit Mekar Sai mengangkat tema “Menabung” dalam lomba tersebut. Dengan tema ini, koperasi mengenalkan budaya menabung kepada anak sejak usia dini.
Acara berlangsung di aula Kopdit Mekar Sai, Jalan Ir. Juanda No. 74, Pahoman, Bandarlampung, Senin, 27 Januari 2020.
Generasi Muda Jadi Target
Wakil Ketua Dewan Pengurus KSP Kopdit Mekar Sai Bidang Pendidikan, Dwi Septyo Prajarto, mengatakan generasi muda menjadi harapan koperasi. Karena itu, Mekar Sai mulai mendekatkan koperasi kepada anak-anak.
“Lomba mewarnai dan menggambar ini baru pertama kali kami lakukan. Kami menggelarnya bertepatan dengan HUT Mekar Sai. Ke depan, generasi muda akan menjaga keberlangsungan koperasi,” kata Dwi.
Menurut Dwi, peserta lomba berasal dari 11 sekolah dasar di Bandarlampung. Secara keseluruhan, sebanyak 60 anak mengikuti kegiatan tersebut.
Peserta kelas 1 SD mengikuti lomba mewarnai. Sementara itu, siswa kelas 2 dan 3 mengikuti lomba menggambar.
Kenalkan Budaya Menabung
Selanjutnya, Dwi menjelaskan alasan koperasi memilih tema menabung. Menurutnya, tema tersebut dapat mengenalkan koperasi kepada anak sejak dini.
“Tema ini kami ambil untuk memperkenalkan koperasi kepada anak-anak sejak usia dini. Kami mengajak mereka menabung dan menyisihkan sebagian yang dimiliki untuk mempersiapkan masa depan,” ungkapnya.
Di sisi lain, Dwi menyebut anggota Kopdit Mekar Sai masih didominasi warga berusia 40 tahun ke atas. Karena itu, koperasi perlu mulai menjangkau generasi muda.
“Bayangkan 15 atau 20 tahun ke depan. Jika koperasi tidak menggandeng anak-anak dan kaum milenial, koperasi akan diisi oleh kumpulan orang-orang jompo,” tegas Dwi.
Oleh sebab itu, Kopdit Mekar Sai mengusung moto “Yang muda kita raih, yang tua jangan tinggalkan!”
Mekar Sai Kembangkan Layanan Digital
Selain mendekati anak-anak, Kopdit Mekar Sai mulai mengembangkan layanan digital. Langkah ini menjadi salah satu cara koperasi menarik minat generasi muda.
“Usaha ini kami lakukan untuk mengubah paradigma yang menganggap koperasi itu jadul. Harapannya, koperasi mulai dilirik dan diisi anak-anak muda,” terang Dwi.
Selain itu, Kopdit Mekar Sai rutin mengunjungi sejumlah kampus. Kegiatan tersebut menjadi sarana untuk mengenalkan koperasi kepada mahasiswa.
“Salah satu caranya dengan mengajak mereka berdiskusi dan ngobrol bersama mahasiswa. Kami rutin ke kampus-kampus, baik di Bandarlampung maupun di kabupaten,” tukasnya.
Dengan demikian, Mekar Sai tidak hanya mengenalkan koperasi kepada anak sekolah. Koperasi juga membangun komunikasi langsung dengan mahasiswa.
Anggota Capai 17.581 Orang
Hingga Januari 2020, KSP Kopdit Mekar Sai memiliki 17.581 anggota. Sementara itu, total aset koperasi mencapai Rp681,3 miliar.
Dengan capaian tersebut, Kopdit Mekar Sai terus memperluas pengenalan koperasi kepada generasi muda. Pada saat yang sama, koperasi mendorong pemanfaatan teknologi dalam pelayanan.
Editor: Robert





